on Minggu, 14 Desember 2014


BAB I
PENDAHULUAN
1.1     Latar Belakang.
Filsafat sebagai pandangan hidup erat kaitannya dengan nilai tentang sesuatu yang dianggap benar. Filsafat sebagai pandangan hidup difungsikan sebagai tolak ukur bagi nilai-nilai tentang kebenaran yang harus dicapai. Untuk mewujudkan nilai-nilai yang terkandung dalam filsafat atau pandangan hidup dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah melalui pendidikan. Filsafat hidup dalam hubungannya dengan sistem pendidikan bagaimana pun memiliki jalinan hubungan timbal balik. Filsafat hidup yang diyakini sebagai suatu yang dianggap benar pada tahap awal pada dasarnya merupakan suatu konsep pemikiran yang menjadi dasar dan tujuan yang di cita-citakan. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut kemudian diusahakan agar nilai-nilai kebenaran yang terkandung didalamnya dikaitkan dengan berbagai kegiatan dan aspek kehidupan, diantaranya adalah pendidikan. Sistem pendidikan sebagai bagian dari tatanan kehidupan yang dicita-citakan itu pada hakikatnya tak mungkin terlepas dari keterkaitannya dengan ajaran islam itu sendiri. Sistem pendidikan islam baru dapat dinilai islami jika konsisten diwujudkan sesuai dengan konsep ajaran Al-Qur’an dan Hadits yang menjadi dasar dan tujuan hidup muslim.
Pertanyaan-pertanyaan tentang berbagai masalah hidup dan kehidupan manusia merupakan tantangan bagi manusia untuk menjawab. Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan hakiki tersebut, akan menjadi dasar bagi pelaksanaan dan praktek pendidikan. Ketetapan jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut akan mampu merumuskan tujuan pendidikan secara tepat, dan hal ini akan mengarahkan usaha-usaha kependidikan yang tepat pula. Disinilah letak peranan

About this blog