BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang.
Filsafat
sebagai pandangan hidup erat kaitannya dengan nilai tentang sesuatu yang
dianggap benar. Filsafat sebagai pandangan hidup difungsikan sebagai tolak ukur
bagi nilai-nilai tentang kebenaran yang harus dicapai. Untuk mewujudkan
nilai-nilai yang terkandung dalam filsafat atau pandangan hidup dilakukan
dengan berbagai cara, salah satunya adalah melalui pendidikan. Filsafat hidup
dalam hubungannya dengan sistem pendidikan bagaimana pun memiliki jalinan
hubungan timbal balik. Filsafat hidup yang diyakini sebagai suatu yang dianggap
benar pada tahap awal pada dasarnya merupakan suatu konsep pemikiran yang
menjadi dasar dan tujuan yang di cita-citakan. Untuk mewujudkan cita-cita
tersebut kemudian diusahakan agar nilai-nilai kebenaran yang terkandung
didalamnya dikaitkan dengan berbagai kegiatan dan aspek kehidupan, diantaranya
adalah pendidikan. Sistem pendidikan sebagai bagian dari tatanan kehidupan yang
dicita-citakan itu pada hakikatnya tak mungkin terlepas dari keterkaitannya
dengan ajaran islam itu sendiri. Sistem pendidikan islam baru dapat dinilai
islami jika konsisten diwujudkan sesuai dengan konsep ajaran Al-Qur’an dan
Hadits yang menjadi dasar dan tujuan hidup muslim.
Pertanyaan-pertanyaan
tentang berbagai masalah hidup dan kehidupan manusia merupakan tantangan bagi
manusia untuk menjawab. Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan hakiki tersebut,
akan menjadi dasar bagi pelaksanaan dan praktek pendidikan. Ketetapan jawaban
pertanyaan-pertanyaan tersebut akan mampu merumuskan tujuan pendidikan secara
tepat, dan hal ini akan mengarahkan usaha-usaha kependidikan yang tepat pula.
Disinilah letak peranan
